Pengalaman FIFA Kak Sarah

Halo! Semua tahu dong dimana perhelatan sepak bola dunia FIFA 2014 kemarin digelar? Yap, di Brasil! Nah salah satu kakak kita yang mengikuti program AFS Year Program 2013/2014 Kak Sarah Jasmine Riadi berkesempatan untuk tinggal selama 1 tahun disana dan menonton pertandingan FIFA disana, langsung! Dari cerita dia yang menyenangkan disana, kira-kira begini yang dapat diceritakan.

Menaiki pesawat Qatar Airways selama kurang lebih 24 jam, akhirnya Kak Sarah sampai di Bandara Guarulhos São Paulo(GRU), Brasil, kemudian melanjutkan perjalanan ke Bandara Eurico de Aguiar Salles ke kota Vitória yang disingkat Vix, yaitu kota dimana ia akan tinggal selama kurang lebih 11 bulan untuk menjalani pengalaman exchangenya, menggunakan pesawat lokal. Sesampainya di bandara, Kak Sarah disambut oleh volunteer AFS bernama Carlos dan Denis. Kak Sarah kaget dengan bahasa yang ia dengar, Bahasa Portugis! Sesampainya di Vix, Kak Sarah dan teman-teman lainnya yang juga mengikuti program AFS dari berbagai belahan dunia terlebih dahulu ke Beach House, sebelum akhirnya Kak Sarah dan teman lainnya tinggal bersama dengan host family-nya. Di Beach House, Kak Sarah berkenalan dengan Biran(Turkey), Vera(Russia), Brady(France), Sarah(USA), Franzi(Germany), Giorgia(Italy), dan Pandita, Jade & Boon (Thailand). Di Beach House, Kak Sarah dan teman-teman mengikuti orientation dan welcoming chapter dan selesai mengikuti ramgkaian acara chapter dan makan siang, Kak Sarah dan teman-teman pergi ke Pantai Manguinhos yang bisa dicapai dalam waktu 5 menit. Meskipun Kak Sarah puasa, dia tetap bisa menikmati indahnya pantai dan pemandangan lautnya, meskipun bukan makanannya :)

6

 

Esoknya, tiba hari Kak Sarah bertemu dengan host family¬-nya. Di “keluarga” baru Kak Sarah ini, ia punya ‘Papai Fabiano Sterquino’, umurnya 45, dia seorang pastor dan metallurgic engineer, hobbynya makan hihi. ‘Mamae Claudinete Sterquino da Silva’, umurnya 43, seorang ibu rumah tangga, hobbynya jalan-jalan dan semi-OCD karena Mamae orangnya rapi sekal, juga talkactive dan agak “maceuh”. Selain kedua orangtua, Kak Sarah juga memiliki 2 saudara yang akan menemaninya menjalani tahun pertukarannya. Kakak laki-laki yang pertama namanya Lucas Marcetti Sterquino da Silva, seorang mahasiswa teknik elektro di UFES, umurnya 23, baik banget, suka olahraga dan musik. Lalu kakak perempuan namanya Rebeca Sterquino, mahasiswi HI di UVV, umurnya 20 tahun ini, yang baik, kalem, tapi lebih easy going dan suka jalan-jalan. Walaupun keluarga Kak Sarah bukan keluarga beragama muslim, namun perbedaan agama tidak menghambat mereka untuk menyayangi Kak Sarah layaknya anak, dan menghormati kewajiban Kak Sarah sebagai seorang muslim menjalankan ibadah puasa. Kak Sarah bahkan dekat dengan kakek-nenek Papai Fabiano, dan senang karena keluarga baru yang Kak Sarah miliki sangat baik dan hangat.

 

2

 

Lalu tiba waktunya Kak Sarah untuk bersekolah. Sekolah Kak Sarah swasta, based on volunteer. Uniknya sekolah Kak Sarah dicampur antara murid TK-SD-SMP-SMA-nya, jadi sehar-harinya melihat anak-anak Brasileiro yang menggemaskan setiap hari! Dan bagi mereka,semua orang Asia sama saja! Cina, Jepang, Korea, semua sama. Bahkan, Kak Sarah dikira orang Cina hihi. Selain itu, ada stereotype orang Asia itu pintar, selain karena pelajaran disana yang mudah dan sudah pernah dipelajari sebelumnya, jadi Kak Sarah hanya mengulang. Pelajaran di sana mirip dengan Indonesia, tapi belajar semua IPA-IPS, Setiap pagi, semua mengucapkan sapa “Bom dia!” atau selamat pagi lalu berpelukan akrab. Lucu ya? Budaya Brazil memang ‘lengket’, dimana semua harus memeluk. Dan Kak Sarah dapat bergaul dengan mudah, karena teman-temannya pun baik dan ramah, bahkan memiliki teman dekat bernama Georgia, Luiza, Viviane, dan Daniel.
Untuk masalahmakan, Kak Sarah tidak terlalu pusing karena makanan Brazil bisa jadi substitusi, tidak jauh beda dengan makanan tanah air. Yang menuru Kak Sarah paling juara ada, Açai terbuat dari buah Açai (Euterpe oleracea), dihidangkan seperti Frozen Yoghurt dengan topping. Que delícia! Di Brazil juga ada nasi loh, bedanya nasinya pakai garam dan dicampur bawang putih.

Desember tiba, saatnya Tahun Baru! Keluarga Kak Sarah merayakan Tahun Baru dengan makan besar di rumah, dan es krim yang sangat enak! Disana libur akhir sekolahnya panjang, dua bulan! Kak Sarah sekeluarga liburan dengan pergi ke rumah di kota Guarapari, yang bersebrangan langsung dengan pantai. Selama 2 minggu Kak Sarah menikmati liburan dan pantai, sampai katanya sih, kulitnya belang hihihi.

 

3

 

Pada bulan April Kak Sarah pergi ke KBRI untuk melaksanakan kewajiban sebahai warga negara Indonesia yaitu ikut memilih dalam Pemilu, juga mengunjungi tante dari keluarga angkat yang tinggal di Brazilia. Brazilia adalah kota yang indah, kota planologi dengan arsiteknya yang terkenal Oscar Niemeyer. Pusat pemerintahan berada disini. KBRI disini megah, dan tentu, banyak orang Indonesia. Kak Sarah sangat senang, karena disuguhi makanan tanah air, makanan Indonesia! Dan ternyata, pembantu di KBRI pun dari Indonesia.

1

 

Dan pada bulan Juni, Kak Sarah berkesempatan untuk mengunjugi Rio de Janeiro, mantan ibukota Brazil, bersama keluarga teman Kak Sarah, Biran. Mereka pun menikmati kota yang tersohor dengan wisatanya ini dengan berjalan kaki.

4
Tak berselang lama kunjungannya ke Rio de Janeiro, tibalah H-4 World Cup a.k.a. Copa do Mundo, dan kota menjadi sibuk! Iklan FIFA dimana-mana, semakin menambah euforia World Cup. Kak Sarah itdak melewatkan kesempatan untuk datang menonton perhelatan dunia ini. Bersama Lucas, temannya, Kak Sarah pergi ke São Paulo menonton opening World Cup dimana saat itu ada match Brasil vs Croatia. Kak Sarah ikut menjadi supporter Brazil, dengan cheering bersama supporter lain. “Vai Brasil vai!”bergaung di stadium. Pengalaman yang tidak akan dilupakan, kapan lagi menonton live opening sekaligus match perhelatan besar World Cup!

5
Juni menjadi bulan paling menyenangkan sekaligus menyedihkan, Kak Sarah harus kembali pulang. Keluarga, teman-teman, minha terra adorada, semua harus ditinggalkan.

Apa kata Kak Sarah mengenai pengalamannya mengikuti exchange?

“Exchange ini menuntut untuk menjadi diri yang lebih baik lagi. Setelah melewati tahap itu, aku sadar, semuanya mungkin terjadi. Ngga ada alasan untuk putus asa dan jadi orang pesimis. Dunia ini luas dan keterlaluan kalau ngga belajar dan bersyukur! Banyak penderitaan diluar sana yang membutuhkan pertolongan kamu. Banyak kebahagiaan juga menantimu.
In brief, I never regret anything that I’ve done before. It was a worth-having experience to go exchange in high school with AFS. You should try it, too!

 

Nah, itu cerita mengenai Kak Sarah yang menghabiskan 1 tahunnya di Brazil. Sekarang, Kak Sarah sedang  melanjutkan studinya di jenjang kelas 12 SMA di SMA Negeri 3 Bandung.

 

Itu cerita Kak Sarah di Brazil, kalo kamu mau dimana?

Menuju Seleksi Tahap 3 2014

Halo! Tidak terasa, sudah sebentar lagi menuju seleksi 3 ya! Hayo siapa yang belum cek pengumuman kelulusan?:3 Silakan cek dengan membuka akun kalian masing-masing ya :)
Bagi para peserta yang lulus,diwajibkan untuk mengikuti daftar ulang pada hari Sabtu, 7 Juni 2014 di sekretariat Bina Antarbudaya Bandung Jln. Dr. Rajiman (Woodcamp) sesuai dengan shift yang dibagi berdasarkan nomor peserta, yaitu :


YBA/YP15-16/BDG/0001–0130   Pkl. 12.00


YBA/YP15-16/BDG/0131-akhir   Pkl. 13.00


Selain daftar ulang, kalian juga akan dibriefing untuk seleksi esok harinya (hari Minggu, 8 Juni 2014). Jangan lupa membawa kartu peserta dan bagi yang masih kekurangan kelengkapan berkas silakan dilengkapi, jika tidak maka tidak dapat melanjutkan ke seleksi 3.

Pada tahap seleksi 3 ini terdapat 2 tes yaitu talent show dan dinamika kelompok. Untuk talent show, kalian persiapkan bakat kalian yang bisa ditampilkan secara live dengan durasi 5 menit. Untuk dinamika kelompok, kalian akan dibentuk dalam kelompok-kelompok kecil secara acak dan bersama-sama kalian akan memecahkan suatu, sebut saja persoalan. Jadi apa yang harus disiapkan? Selain tampilan bakat dengan durasi 5 menit, kalian diharapkan membawa buku bacaan inspiratif fiksi/non-fiksi (non majalah dan non-tabloid) untuk disalurkan kepada teman-teman kita melalui program tahunan Bina Antarbudaya, Bookdrive.

Selamat, dan semoga beruntung di tahap 3 nanti!

Bagi yang belum beruntung untuk melanjutkan seleksi, jangan berkecil hati! Kesempatan masih banyak diluar sana dan kalian bisa mendaftar sebagai volunteer ataupun mengikuti program hosting Bina Antarbudaya untuk mendatangkan “luar negeri” itu langsung ke rumah kalian ;)

Daftar Ulang Menuju Seleksi Dua

Halo Adik-adik!

Selamat untuk Adik-adik yang berhasil lulus Seleksi Tahap Pertama!

Bagi Adik yang lulus, diwajibkan untuk melakukan pendaftaran ulang untuk melanjutkan ke Seleksi Tahap Kedua. Pendaftaran ulang tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 Mei 2014 bertempat di sekretariat Bina Antarbudaya Chapter Bandung di Woodcamp, Jalan Dr. Rajiman (klik untuk arah dari Jalan Pasirkaliki/Padjajaran atau arah dari Jalan Cihampelas).

Pendaftaran ulang dibagi menjadi dua shift yang dibagi berdasarkan nomor peserta, dan Adik hanya dapat melakukan pendaftaran ulang sesuai shift yang telah ditentukan untuk nomor peserta Adik. Hal ini juga berlaku bagi peserta yang berasal dari luar Kota Bandung. Pembagian shift tersebut sebagai berikut:

YBA/YP15-16/BDG/0001–0109 Pukul 10.00 WIB
YBA/YP15-16/BDG/0110–0240 Pukul 11.00 WIB
YBA/YP15-16/BDG/0241–akhir Pukul 12.00 WIB

Untuk mendaftar ulang, bawa seluruh berkas yang diperlukan dan jangan ada yang ketinggalan atau belum beres — sudah diberikan waktu tiga minggu untuk mempersiapkan berkas-berkas tersebut, harusnya sudah beres dong ya :) Peserta yang berkasnya tidak lengkap dianggap mengundurkan diri.

Bagaimana dengan tempat seleksi? Waktu seleksi? Semua akan diberitahu pada saat pendaftaran ulang. Pendaftaran ulang hanya dilaksanakan pada waktu dan tempat di atas, dan kegagalan untuk mendaftar ulang dianggap sebagai pengunduran diri. Khusus untuk peserta dari luar Kota Bandung, diperbolehkan untuk diwakilkan, selama berkas Adik lengkap.

Selamat mendaftar ulang dan semoga beruntung di Seleksi Tahap Kedua! :D

Bagi Adik yang tidak mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan seleksi, tidak perlu khawatir! Masih ada banyak kesempatan untuk belajar. Jangan lupa, Adik bisa mendaftar sebagai relawan Bina Antarbudaya (mimin juga relawan lho!) dan mendaftar untuk program hosting, di mana Adik bisa mendapatkan saudara dan sahabat baru dengan menjadi keluarga angkat Bina Antarbudaya!

Menuju Seleksi Kedua 2014

Seleksi satu sudah terlewati, sekarang bersiap untuk seleksi dua!
Memang, pengumuman hasil seleksi satu belum keluar namun untuk berjaga-jaga, Adik-Adik diharapkan menyiapkan berkas-berkas yang harus dibawa setelah Adik dinyatakan lulus seleksi satu dan kemudian melakukan daftar ulang untuk mengikuti seleksi dua. Perhatikan ya!

Berkas-berkas yang perlu Adik bawa adalah:

  1. Tanda Peserta Seleksi Pertukaran Pelajar Bina Antarbudaya yang telah disahkan panitia.
  2. 2 (dua) 1 (satu) buah stof-map folio berdaun berwarna biru.
  3. 2 (dua) buah salinan ijazah (STTB) beserta salinan nilai ijazah SMP yang telah disahkan/dilegalisasi (cap asli) Kepala Sekolah.
  4. 1 (satu) buah salinan SKHU UAS (jika ada) dan UN SMP yang telah disahkan/dilegalisasi (cap asli) Kepala Sekolah.
  5. 1 (satu) buah salinan rapor kelas IX SMP (Semester II) yang telah disahkan/dilegalisasi (cap asli) oleh Kepala Sekolah.
  6. 1 (satu) buah salinan rapor kelas X SMA/SMK/MA (Semester I) yang telah disahkan/dilegalisasi (cap asli) oleh Kepala Sekolah.
  7. 1 (satu) buah salinan Akte Kelahiran (tidak perlu dilegalisasi).
  8. 1 (satu) buah salinan halaman pertama paspor, bagi yang memiliki.
  9. Surat keterangan Kepala Sekolah, yakni surat yang menyatakan bahwa Adik adalah peserta didik di sekolah (SMA/SMK/MA) Adik. Surat ini berbeda dengan surat rekomendasi yang dicantumkan pada poin 10, 11, dan 12.
  10. Surat rekomendasi dari teman dekat.
  11. Surat rekomendasi dari lingkungan rumah.
  12. Surat rekomendasi dari lingkungan sekolah.
  13. 2 (dua) rangkap transkrip formulir pendaftaran.
  14. Surat izin orang tua/wali yang sudah diisi dan ditandatangani
  15. (Jika mengikuti program akselerasi) Surat keterangan akselerasi.

Untuk poin 10, 11, dan 12, format surat rekomendasi dapat Adik unduh di sini.

Untuk poin 13, dapat diunduh dengan melakukan login di web seleksi kemudian menekan tombol Transkrip Formulir Pendaftaran di sebelah kanan atas.

Seleksi 2 akan dilaksanakan pada hari Minggu, 18 Mei 2014. Jadi siapkan berkas-berkas tersebut dari sekarang, mengingat jarak pengumuman menuju daftar ulang untuk seleksi 2 yang berdekatan. Selalu cek secara rutin blog dan twitter (@binabudbdg) kami untuk pengumuman hasil seleksi.

Semoga berhasil dan sampai bertemu di seleksi dua!

Menuju Seleksi Tahap Satu 2014!

Halo! Pertama, selamat kepada Adik-Adik sudah melewati tahap pendaftaran. Dan sekarang, Adik-Adik akan bersiap menuju seleksi tahap satu. Mohon perhatikan hal-hal berikut dalam persiapan menuju seleksi satu.

Waktu : Minggu, 27 April 2014 pukul 06.30-15.30 WIB.
Tempat : SMA Taruna Bakti Jln. Laks. Re. Martadinata (Riau) no. 52 Bandung. Arahnya dari Jalan Ir. H. Djuanda (Dago), belok kiri pada perempatan sebelum Jln. Merdeka lalu lurus terus sampai ketemu Factory Outlet SSTAMP dikanan jalan, SMA Taruna Bakti tidak jauh lagi, disebrang SPBU dan Richeese Factory.

IMG_20140425_111651By

Peserta akan melalui tahap verifikasi lebih dahulu. Karenanya, datang lebih awal lebih baik. Telat dianggap mengundurkan diri dari seleksi.

Hal-hal yang harus disiapkan dan dibawa :
1. Kartu Peserta Seleksi (jangan dilaminating)
2. Pakaian sopan dan formal : celana/rok bahan dan kemeja, sepatu tertutup. Boleh menggunakan seragam sekolah, untuk perempuan pastikan panjang rok di bawah lutut. Tidak boleh menggunakan jeans.
3. Bawa alat-alat tulis : pensil (tidak harus 2B), pulpen, dan peralatan lainnya.
4. Disarankan membawa air minum, snack dan makan berat
5. Wajib membawa dan mengumpulkan buku bacaan inspiratif non-majalah dan non-tabloid.
Buku bacaan nantinya akan disalurkan pada kegiatan community service Chapter Bandung bersama komunitas Buku Berjalan.
6. Masih dalam rangka community service, namun yang dicanangkan oleh YES ALUMNI INDO, bawalah buku bacaan dan perlengekapan sekolah layak pakai seperti tas, kotak pensil, seragam, dan sebagainya pada seleksi 1, 2, dan 3 yang nantinya akan didonasikan kepada komunitas yang membutuhkan di setiap chapter.

IMG-20140423-WA0000

Seleksi tahap satu terdiri atas 3 tes , yaitu :
1. Pengetahuan Umum. Tes ini melihat sejauh apa pengetahuan kamu tentang berita-berita yang sedang happening/in dan pengetahuan dasar.
2. Bahasa Inggris. Tes bahasa inggris biasa layaknya ujian semester, tidak sulit kok ;)
3. Bahasa Indonesia. Dalam tes ini, kalian akan disuruh membuat essay mengenai suatu topik yang sudah ditentukan.

Siapkan diri kalian dan, semoga berhasil!

Sekretariat baru: Rajiman!

Halo! Tinggal menghitung hari sebelum pendaftaran seleksi AFS ditutup, yaitu paling akhir Minggu, 13 April 2014. Untuk mempermudah Adik-Adik yang hendak membeli PIN, kami membuka sekretariat di Jalan Dr. Rajiman No 23 (Woodcamp)! Silakan daftar di paviliun Woodcamp, di kiri masuk ke gerbang kayu. Bangunan warna cream tepat di kiri.

Jalan Dr. Rajiman dapat diakses melalui Jalan Pasir Kaliki (lurus terus dari arah BPK dan melalui bundaran, berbelok pada Jln. Dr. Rajiman yaitu belok kiri setelah melewati 2 “belokan”, belok kanan dari arah Pasir Kaliki bawah dan belok kiri dari arah Hasan Sadikin dengan rute yang sama). Dari arah Jalan. Cipaganti, belok kanan pada belokan dibawah jalan layang Pasupati dan lurus sampai ke Jalan Pasir Kaliki, belok kiri dan ikuti rute yang sama dari arah Hasan Sadikin).

Untuk jam dan waktu buka, sama seperti biasa yaitu hari Jumat jam 14.00-17.00 dan Sabtu-Minggu 13.00-17.00. Dan sekretariat kami di EKOLOGI tetap BUKA!

Feel free to come di Ekologi maupun Rajiman. Ingat, pembelian PIN hanya sampai Minggu 13 April 2014.

Ditunggu!

Rute dari arah Pasirkaliki

Rute dari arah Pasirkaliki

Rute dari arah Cipaganti

Rute dari arah Cipaganti

Open House binabudbdg Minggu 23 Maret 2014, Gedung Indonesia Menggugat

Huft.
Masih belum bisa move on dari euforia Open House Bina Antarbudaya Bandung tepat seminggu kemarin, Minggu 23 Maret 2014 di Gedung Indonesia Menggugat.
Sebenarnya, acara dimulai jam 8 pagi tapi dari sebelum jam 8 sudah banyak pengunjung yang bersiap diluar Gedung Indonesia Menggugat! Dan pengunjungnya terus mengalir sampai siang, full house!

Memasuki Gedung Indonesia Menggugat, atmosphere-nya… Budaya! Banyak kakak-kakak volunteer yang menggunakan kostum-kostum lucu, dekorasi yang unik disetiap sudut, dan atmosphere yang seru! Kita membawa “sedikit” rasa dari berbagai penjuru dunia ke dalam Gedung Indonesia Menggugat.
Didalam Gedung Indonesia Menggugat, sudah ada 3 booth yang siap menyambut dan memberikan informasi tentang negara-negara tujuan yang dibagi berdasarkan benua : Eropa, Amerika Serikat, dan Asia. Disetiap booth negara berdekorasi unik dan asik-asik. Di booth Amerika Serikat ada lagu-lagu nge-hits yang dimainkan dilaptop sekaligus video-video dari kakak-kakak yang pergi kesana dan bahkan ada bola rugby! Di booth Eropa ada foto-foto lucu dari negara-negara Eropa dan dekorasi yang Eropa banget. Di booth Asia ada sendal antik keunikan dari negara Jepang, mouthfreshner dari India, dan uang-uang asli dari Thailand (yang dibawa langsung dari Thailand oleh siswi hosting kita tahun ini, Dear.)

1625753_10203712895762209_105686788_n 1520721_10203712933083142_1929635447_n

Selain itu ada booth hosting, dimana 5 siswa-siswi pertukaran pelajar dari Belgia (Ben), Thailand(Dear), Jepang(Jun), dan Amerika Serikat(Mallory&Breana) memperkenalkan program hosting dan berinteraksi dengan pengunjung.

1380629_10203712885281947_160176037_n

Nah, ini booth yang paling ramai dikunjungi oleh pengunjung, pembelian PIN. Deretan pengunjung yang sudah menunggu dari pagi bahkan langsung menyerbu booth ini sebelum akhirnya melihat-lihat booth lain. Lihat! Kakak-kakak yang menjaga booth ini juga berpakaian lucu-lucu ya ;-3

1377558_10203712886161969_1861001037_n

Memasuki sesi acara, kakak-kakak MC kita Kak Nabila dan Kak Eric berdiri di panggung dan mengajak para pengunjung untuk memasuki ruang talkshow. Pakaian mereka juga unik ya! Ada yang jadi cowgirl, dan ada yang jadi “Platypus-Bertopi-Spongebob-Berjubah-Bendera”. Hihi, ada-ada saja ya mereka! Dan selama memimpin sesi talkshow ini, mereka tidak hentinya mengajak para pengunjung tertawa karena kekocakan mereka. Setelah membuka acara, kakak volunteer lain (Kak Adinda) naik dan memberikan penjelasan umum seputar AFS dan Yayasan Bina Antarbudaya.

10151253_10203712906282472_101631602_n

1609579_10203712908362524_1323005969_n

Setelah mendengar penjelasan dari kakak volunteer kita, kita dapet “video call” dari luar negeri!Duh siapa aja ya? BANYAK! Kakak-kakak yang sedang menjalani program di berbagai penjuru dunia seperti Amerika Serikat, Itali, Belgia, dan negara lain! Kita juga diajak “berputar” di rumah dari siswi sending kita. Wuhu! Bahkan ada yang ngajak “saudara-saudara”nya ber-video call dan mereka berkomentar, “Disana ramai sekalis seperti ada pesta dan mereka tampak selalu bahagia, selalu tersenyum!”. HUHU jelas dong kita kan excited akhirnya bisa ngobrol, walaupun tanpa tatap muka sama kalian ;’

527129_10203712938723283_981632420_n

Dan sekitar pukul 11, hal yang menjadi daya tarik dari Open House ini sekaligus yang paling ditunggu-tunggu yaitu foodfest, dibuka! Woooh semua pengunjung langsung menyerbu ruang foodfest dan mencoba berbagai makanan khas dari beberapa belahan negara lain yang disesuaikan juga, seperti booth negara, dibagi berdasarkan benua. Di booth Asia ada teh Jepang ocha dan makanan khas Jepang seperti onigiri. Di booth Eropa ada mashed potato dan kue yang rasa sangat enak! Di booth Amerika Serikat ada keripik dengan bumbu salsa dan selai yang rasanya juga lucu!

1908279_10203712927643006_1575331034_n

Sesi acara dibuka lagi dengan ber-“video call” dengan beberapa siswa program sending kita dan juga talkshow dengan returnee yaitu kakak-kakak yang sudah menjalani program exchange student dan menceritakan pengalaman mereka. Ada yang cerita “hidup dengan jumlah sapi lebih banyak dari jumlah manusia”-nya, dan adanya juga yang menyamarkan nama sebagai Jenifer, yang mengundang gelak tawa. Ini sesi talkshow atau stand upcomedy ya? =))

1924573_10203712914882687_1707265153_n

1509990_10203712903322398_1256682875_n

Tidak ketinggalan, sesi talkshow dengan siswa-siswi hosting kita, Mallory, Dear, Breana, Ben, dan Jun. Mereka ngobrol dengan Bahasa Indonesia dengan cukup lancar dan menceritakan pengalaman mereka selama tinggal di Bandung ini. Fyi, selama di Bandung mereka sudah terbiasa naik angkot kemana-mana loh! Keren ya!

1622857_10203712901962364_1188477048_n
Lalu menjelang sore, sekitar pukul 4, Gedung Indonesia Menggugat mulai sepi. Yaaaah acaranya sudah berakhir! Open House Bina Antarbudaya Chapter Bandung 2014 telah selesai. Begitu banyak tawa, senyum, ceria, dan bahagia yang terekam. Eh, terekam beneran loh! Video dokumentasi Open House Bina Antarbudaya Chapter Bandung 2014 cukup banyak menangkap keseruan dan keramaian dari Open House kemarin. Silakan tonton!

Sekian post tentang Open House Bina Antarbudaya Chapter Bandung 2014. Sampai jumpa di Open House tahun depan!

Jólin á Íslandi

Ada yang tahu tentang Iceland?
Yup, negara yang “kesebut” di film Secret Life of Walter Mitty ini memang unik!
Liat deh ceritanya Kak Annisa’i Salma Nur Amalina, SMA Negeri 20 Bandung, AFS Iceland tentang pengalaman natal pertama dia di Iceland!
Liat juga pengalaman lainnya di http://annisamalina.wordpress.com/

Jólin á Íslandi

Camera 360

Jólin á Íslandi (Christmas in Iceland)
Natal dalam Icelandic adalah “Jól”. Perlu kalian tahu, rangkaian perayaan natal baru beres tanggal 6 kemarin! Loh, kenapa bisa? Iceland memang negara antimainstream, termasuk dalam perayaan natalnya. Kalau Indonesia dan (mungkin) negara-negara lainnya merayakan natal di tanggal 25 Desember, di sini sudah dimulai sehari sebelumnya yaitu tanggal 24 Desember! Dimulai sejak pukul enam, istilah beken Icelandicnya, aðfangadagur. Ucapan “Gleðileg Jól! (Selamat Natal!)” mulai terdengar di mana-mana. Folks are preparing their special dishes for family dinner, the tv broadcasts christmas shows all day long.
Ada alasan di balik semua ini. Jauh sebelum agama Kristen datang ke Land of Viking ini, penduduk terbiasa merayakan winter solstice, atau hari lahirnya kembali matahari. Masa di mana matahari sangat pelit, hanya mau bersinar sebentar saja. Akhirnya, matahari pun kembali bermurah hati, sehingga mereka bisa menikmati sinarnya untuk jangka waktu lebih lama. Bayangkan betapa bahagianya mereka hanya karena sinar matahari, sedangkan kita di Indonesia sering mengeluh kepanasan, ya? :-P Bisa dibilang, kalau satu hari tersebut dirayakan untuk 2 hal. Banyak yang bilang kalau perayaan natal di Islandia sekarang lebih mengikuti budaya natal di Amerika Serikat. Tapi bukan berarti kekhasan natalnya Islandia hilang, justru semakin kaya!

dsc_0280

Jól is really a big deal here. Everyone got soooooo excited, even since early of November! Beberapa rumah sudah mulai berhiaskan dekorasi Natal. Toko-toko pun sudah banyak yang menjual pernak-pernik natal, mulai dari dekorasi pohon natal, lampu warna-warni, kartu ucapan, kertas kado, lilin, pokoknya macam-macam, deh. Radio mulai memutar lagu-lagu tentang natal. Sekolah mulai libur… eh, salah. Yang jelas siswa-siswi sudah nggak sabar untuk liburan. :-P Tentunya yang paling excited ya anak-anak, karena pada hari itu mereka kebanjiran rezeki kado natal. Yang jelas, Natal di sini atmosfernya unik sekali! Apa saja sih, yang bikin unik?

The Lucky 13
Kalau banyak orang bilang 13 itu angka sial, tapi 13 di waktu Natal ini penuh kebahagiaan. 13 hari sebelum tanggal 25, kita sudah ‘merayakan’ Natal. Nggak marayakan juga, sih, pokoknya semacam penyambutan begitu. Orang-orang nggak ada yang malas-malasan buat mempersiapkan Natal lagi, semuanya semangat! Hampir semua rumah berhiaskan suasana Natal, cantik sekali! Karena 13 hari sebelum Natal, Yule Lads datang dari gunung ke rumah orang-orang. Natal di Islandia nggak lengkap tanpa kehadiran mereka. Siapa sih, Yule Lads itu?

The Mystical Jólasveinar (Yule Lads)

Icelandic-Yule-Lads
Yule lads, atau Jólasveinar itu makhluk natal yang hidup dalam kepercayaan masyarakat Iceland. Jumlahnya ada 13. Satu persatu akan datang ke rumah sebelum natal. Tapi dulunya mereka itu jahat dan usil. Kerjaannya mengusik orang. Namun akhirnya mereka sadar, dan tidak usil lagi. Bahkan dengan baiknya memberi kado untuk anak manis. Untuk yang nakal, hanya diberi kentang mentah! Entah kenapa sebabnya, tapi lumayan lah ya kentangnya bisa dimasak. Daripada nggak dapat apa-apa, hehe. Para Jólasveinar yang lucu-lucu ini punya ibu dan bapak. Nggak seperti anak-anaknya yang sudah taubat, Grýla(nama ibunya) ini jahat terus dari dulu. Sudah jahat, agak buruk rupa mirip troll begitu. Tapi daya tariknya dahsyat! Konon katanya, suaminya lebih dari satu! Yang paling terkenal ya Leppaluði, bapak dari jólasveinar. Satu lagi yang nggak kalah jahatnya, Jólakötturinnalias Kucing Natal. Jangan harap kucing yang satu ini imut dan menggemaskan, bisa-bisa kamu dimakan sama dia kalau nggak dapat baju baru di hari natal! Kucing hitam ini peliharaannya Grýla. Nggak tuannya, nggak kucingnya, sama-sama kejam, ya…
Oh ya, Jólasveinar ini punya jadwal keberangkatan masing-masing. Terbayang kalau 13 makhluk itu datang bersamaan, rusuh!

12 Desember: The first jólasvein is coming to town! Namanya Stekkjastaur (Sheep-Cote Clod ), kesukaannya ganggu domba, bahkan suka nyolong minum susu domba dari domba betina!

13 Desember: Giljagaur (Gully Gawk), hobi nyolong ember-ember susu yang sudah diperah.

14 Desember: Stuffur (Stubby), perawakannya pendek banget, mungkin dia jarang minum susu… Tapi dia juga suka menjilati sisa makanan di penggorengan!

15 Desember: Þvörusleikir (Spoon-licker), sukanya menjilati sisa makanan di sendok yang dipakai buat mengaduk masakan. Ih!

16 Desember: Pottasleikir (Pot-licker), sama-sama berprofesi sebagai ‘penjilat’, tapi dia lebih suka menjilati panci.

17 Desember: Askasleikir (Bowl-licker), satu lagi penjilat dari tim ini, dia suka banget menjilati mangkuk makanan. Hati-hati kalau kamu menaruh mangkuk kamu, bisa-bisa dijilatin sama Askasleikir!

18 Desember: Hurðaskellir (Door-slammer), bikin berisik rumah dengan main buka-tutup pintu seenaknya, jadi orang-orang nggak bisa tidur, deh!

19 Desember: Skyrgámur (Skyr Gobbler), suka banget makan skyr! Skyr itu hampir mirip sama yoghurt, sama-sama dibuat dari susu cuma lebih padat. Rasanya enak, baik yang tawar maupun yang sudah diberi perasa. Pantas aja dia suka, ya!

20 Desember: Bjúgnakrækir (Sausage Swiper), pencuri sosis kelas kakap. Suka segala macam sosis, termasuk sosis so n*ce, hahahaha. :-P

21 Desember: Gluggagægir (Window Peeper), jólasvein terkepo, hobinya ngintip. Mungkin mata dia sering bintitan.

22 Desember: Gáttapefur (Sniffer), punya hidung yang super besar! Punya hidung yang berbeda membuat dia punya anugerah tersendiri, penciumannya tajam, apalagi kalau sudah mencium masakan natal.

23 Desember: Ketrókur (Meat Hook), suka mencuri daging lewat jendela pakai pancingan. Karena biasanya orang-orang sudah mulai masak daging kambing asap pada hari itu.

24 Desember: Kertasníkir (Candle Beggar), bukan hobi mencuri ‘kertas’, tapi lilin. :-P Bahasa Icelandic lilin:kert. Konon dulu lilin itu dipandang sebagai barang mewah, dan anak-anak suka sekali dikasih lilin. Dan Kertasníkir pun ikut kabita, pengin dapat lilin juga. And also the last one to come.
Oh yes, when Kertasníkir came, he left me this DVD so that I could remember him and his brothers. :)

20140120_163320

Oh iya, untuk menarik wisatawan, ada perburuan jólasveinar, loh! Jadi kita harus pergi ke beberapa tempat di pusat kota, dengan clue yang ada untuk menemukan 5 kata yang kita temukan. Hadiahnya lumayan, gift card Reykjavík City! Saya, Jessica, dan Kira iseng-iseng ikutan game ini. Meski salju turun, tapi kita semangat lari-lari keliling downtown buat menemukan cluenya. Sayangnya, nggak ada satupun dari kita yang menang, hiks! :’(

dsc_0094

dsc_0101

dsc_0119

Skórinn eru miklu betra! (Shoes Are Better!)
Tradisi menggantung kaus kaki tuh nggak berlaku di sini. Lebih mantap taruh sepatu di depan jendela! 13 hari saat Jólasveinar mampir, mereka bakal meninggalkan kado kecil buat anak-anak Islandia yang sudah jadi anak manis. Yang nakal terus-terusan, biasanya dapat kentang. Iya, kentang. Atau Bahasa Islandianya,kartöflu. Kenapa kentang? Entahlah, yang jelas mereka lumayan beruntung juga karena kentangnya bisa dimasak dan dimakan. Daripada nggak dapat apa-apa kan…. hehehe. Beberapa kali juga saya dapat hadiah dari jólasveinar yang datang, loh!

Hlakandi og Þorláksmessa
Oh iya, 22 Desember itu disebut juga hlakandi (looking forward), karena banyak yang berharap sama natal yang datangnya sebentaaaaar lagi. Dan besoknya, tanggal 23 Desember disebut Þorláksmessa, atau St. Þorlákur’s day. Dia adalah tokoh religius Islandia. Dan pada hari ini, orang-orang makan fermented skate, semacam ikan yang mirip pari, tapi bukan. Banyak yang bilang kæst skata (fermented skate) ini bauuuuuuu banget. Banyak yang nggak doyan karena baunya konon menjijikkan. Sayangnya, saya nggak sempat nyicipin skata, nih. :( Beberapa teman skiptinemar yang nyicip skata bilang kalau itu enak! Beberapa bilang skata itu parah abis, hahaha. Pada hari itu juga, jalanan terkenal di Iceland, Laugavegur jadi super ramai di malam hari. Because it was the really last time for shopping presents! Dan semacam tradisi juga buat sekedar jalan-jalan di Laugarvegur. Cukup langka lihat kerumunan orang di sini, dan mendadak jadi ingat Gasibu hahaha.

dsc_0344

dsc_0352

Jólaþorpið (Christmas Market)
Jólaþorpið adalah pasar dadakan yang dibuka untuk menyambut natal. Macam-macam barang dijual di sini, mulai dari hiasan bertemakan natal, aksesoris, kerajinan, syal, baju hangat, sampai makanan seperti roasted almond dan sandwich. Jólaþorpið ini ada dua, yang satu di Reykjavík, satunya lagi di Hafnarfjörður, kota saya tinggal. Saya sudah datang ke dua-duanya, memang Jólaþorpið di Reykjavík lebih ramai. Di Hafnarfjörður, boothnya hanya sedikit. Tapi beruntungnya waktu saya mampir ke Jólaþorpið di Hafnarfjörður, saya ketemu Grýla! Loh kenapa beruntung? Soalnya Grýla yang satu ini baik sekali, mau diajak foto bareng dan sudahnya nggak dimakan! :-P Oh iya, kadang-kadang Sinterklas mampir ke Jólaþorpið, kadang juga paduan suara dan band. Host siblings saya yang kembar, dua-duanya tampil di Jólaþorpið. Yang satu nyanyi sama paduan suaranya, satu lagi main terompet sama teman sekolahnya Waks! Untungnya Grýla yang satu ini baik sekali, bahkan nggak pelit diminta foto bareng, hehehe. Jólaþorpið ini dimulai dari tanggal 1Desember sampai tanggal 23 Desember.

dsc_0036

Jólatré (Christmas Tree)

dsc_0207

Di mana-mana, Natal tentunya nggak lengkap kalau nggak ada pohon natal. Sekitar seminggu sebelum Natal, saya diajak hostfam untuk menebang pohon Natal, di ‘hutan’. Kenapa hutannya pakai kutip segala? There’s a famous idiom in Iceland,

“What would you do if you’re lost in a forest in Iceland?”

“Just…. stand up.”

Lah, berdiri? Memang hutannya Iceland pohonnya nggak begitu tinggi, nggak seperti hutan-hutan Indonesia yang rimbun dan pepohonannya bagai kanopi besar nan hijau. Iceland memang kurang begitu kaya akan vegetasi. Cuacanya terlalu ekstrim, nggak semua tanaman bisa survive. Di kawasan Heiðmörk, ada beberapa perusahaan yang menjual pohon natal, asiknya bisa pilih dan tebang sendiri. Daaaaaan waktu menebang pun semakin ramai, karena ada Santa mampir! Sudah begitu dia bagi-bagi jeruk mandarin, lumayan lah habis jalan capek hahaha. Santa ini tingkahnya macem-macem banget, mulai dari ngajakin nyanyi lagu-lagu natal, ngebanyol, sampai yang paling ajaib dia masuk mesin pembungkus pohon natal. Sama kayak beli nasi goreng, pohon yang sudah ditebang ‘dibungkus’ pakai jaring lewat mesin ini. Dan dia pun mau nyobain dibungkus juga rupanya. Jadinya orang-orang repot untuk ngebebasin Santa. I was so amazed with this Santa. Nggak pernah nemu Santa se-energetic ini, sesemangat ini. He acted like he was real the real one. Or maybe he was? :)

dsc_0249

dsc_0237

Setelah dapat pohonnya, langsung dihias, dong! Bersama adik-adik, saya senang sekali menghias pohon natal. It was so much fun! From a typical green pine tree, it turned out to a beautiful Christmas tree. :)

dsc_0260
dsc_0262

Jólamaturinn
Jólamaturinn artinya makanan natal. Hari besar ya makan besar, dong hehehe. Icelanders punya banyak banget makanan khas untuk dimakan pas natal. And here’s the list of the food!
Hangikjöt : Kata siapa digantungin itu nggak enak? Kalau gantung satu ini enak banget! Literally means hung meat, adalah daging domba asap yang digantung. Biasanya dimakan sama sayuran rebus dan sweet white sauce, karena daging ini rasanya lumayan asin. Atau dimakan sama pönukokur, Icelandic flat bread yang enaknya juara juga. Tapi hidangan ini sekarang bisa ditemukan kapan aja, nggak harus menunggu Natal datang.

Tanggal 26 Desember, saya dan keluarga mampir ke rumah bibi, untuk kumpul-kumpul keluarga. Di sana kita disuguhi hangikjöt. Memang anything homemade itu rasanya lebih mantap!

img-20131226-01483

Hamborgararhryggur: Nggak ada hubungannya sama hamburger. Hamborgararhryggur yang namanya super ribet ini adalah daging babi panggang madu atau nanas. Makanan paling favorit untuk Natalan di sini, tapi saya nggak tahu rasanya bagaimana. :-P

Rjúpur: Rjúpur itu burung yang dimasak sedemikian rupa untuk dimakan sama-sama pas Natal. Sekarang sudah lumayan langka, orang-orang lebih banyak makan hamborgararhryggur atau hangikjöt. Entah burung macam apa ini, nggak pernah lihat. :(

Laufabrauð: Deep-fried thin bread. Artinya sih roti daun, tapi bukan berarti roti isi daun! Disebut seperti itu karena diameternya tipiiiiiis sekali. Tapi rasanya, gurih dan lezat! Apalagi dimakan pakai butter, yummy! Katanya laufabrauð yang baik harus tipis sekali sampai-sampai kamu bisa baca koran dari permukaannya. Tapi banyak yang bilang itu cuma alasan saja, karena zaman dahulu orang-orang irit sekali untuk makan, karena serba susah!

img-20131226-01485

Jólaöl: Minuman khas Islandia untuk natal! Bisa diterjemahkan jadi Chritmas ale. Campuran dari Malt (minuman manis khas Islandia) dan appelsínugós, alias soda rasa jeruk. Pokoknya nggak lengkap deh tanpa minum ini! Rasanya enak, manis segar krenyes-krenyes karena bersoda. Tapi non-alcohol loh ya. :) Ada yang dijual terpisah, ada yang dijual sudah dicampur. Tapi paling seru ya campurin sendiri, dong!

Christmas Concerts
Karena host sister saya, Védís, anggota paduan suara, saya dan keluarga kadang-kadang nonton dia tampil. Pernah saya datang ke konser di gereja tempat dia belajar paduan suara, dan konser itu merupakan kolaborasi dari paduan suara anak-anak hingga remaja. Meskipun nggak ngerti lagunya apa (kebanyakan dalam Icelandic), tetap menyenangkan! Saya juga pernah diajak ke konser di gedung pertunjukkan terkenal, Harpa. Konser itu unik sekali, karena mereka punya MC dan kelompok paduan suara yang menggunakan bahasa isyarat, jadi tunarungu bisa menikmati konser itu juga. :) Sayangnya saya nggak punya fotonya, karena dilarang ambil foto selama pertunjukkan.

dsc_0154

Fýrsti Jólin Min (My First Christmas)
Saya nggak pernah merayakan Natal sebelumnya, tapi tahun ini saya berkesempatan untuk bisa ‘nyicipin’ bagaimana Natal itu. Tanggal 24, saya dan keluarga pergi ke rumah nenek dari hostmom saya untuk makan malam bersama. Suasananya hangat, dari pertama kali lidah menyentuh makanan hingga kado terakhir dibuka. Saya dapat banyak kado, senang banget! Yang paling saya suka, DVD film Sigur Rós, Heima. :) We stayed until midnight, telling stories and laughing and eating again and again. :-P Besoknya, kami pergi ke rumah nenek saya yang satunya. Agak antimainstream, karena kakek alias Afi Vésteinn, sudah masak masakan Cina untuk semuanya! Lalu kita main dengan Hainan. Hainan itu mainan ayam yang cuma dimainkan setahun sekali. Kalau dia jalan, keluar lagu kocak. Asiknya kalau kita tarik anggota badannya, dia mengeluarkan bunyi kesakitan yang jadi hiburan bagi kita semua. Miris memang hahaha. Tanggal 26, kami pergi ke rumah kakak hotsdad saya, Ýr. Makan lagi, lagi, dan lagi. Kita makan hangikjöt kali ini. Lalu nyemilin laufabrauð, nyam! Oh iya, AFS Iceland mengadakan acara Litlu Jól, atau Little Christmas. Sesama skiptinemar punya acara secret Santa, kita tukar kado tanpa tahu siapa yang ngasih kado untuk kita sebelumnya. Lalu kita juga disuruh bawa makanan dari negara masing-masing. Entah mengapa saya jadinya buat bala-bala alias bakwan, makanan favorit seluruh rakyat hahaha. Daaaan hasilnya, laku keras! Banyak yang bilang rasanya enak loh, hahaha! Dari puluhan, sisa 2 buah saja! :-P Jadi punya ide buat jualan bala-bala di sini deh, hahaha.
Bagi saya, makna dari Natal itu bukan perayaannya, bukan kado-kado cantiknya, bukan juga makan-makan besarnya. Adalah momen di mana kita dapat kesempatan untuk berkumpul dengan orang tersayang, keluarga dan teman, berbagi kebahagiaan bersama. Juga momen di mana sesekali tidak apa-apa untuk merayakan sesuatu yang kita miliki, itu pertanda kita bahagia karenanya. Dan bahagia atas sesuatu yang kita miliki, sama dengan bersyukur. :)
Sjáumst og gleðileg jól!

Pendaftaran dan Form Online

Halo Adik-Adik!

Masih pada bingung soal pendaftaran? Berikut ada beberapa petunjuk yang bisa mempermudah. Baca baik-baik ya ;-)

1. Pertama, PIN dipergunakan untuk kepentingan seleksi yakni pengisian form online dan untuk keperluan dalam rangkaian seleksi yang akan kamu hadapi. PIN dapat kamu peroleh dengan membelinya ke tempat pendaftaran di Jalan Ekologi no.1 atau membeli secara online (prosedur pembelian PIN secara online dapat Adik lihat di post “Online Online~”). Selain membeli PIN, di tempat pendaftaran Adik-Adik dapat bertanya langsung kepada kakak-kakak disana tentang seleksi, program, dan hal lainnya.

Bingung Ekologi dimana? Pertama kamu harus masuk ke Jln. Tubagus Ismail (yang dilewati angkot jurusan Caringin-Sadang Serang berwarna biru) dan setelah melewati turunan (jika dari arah Jln. Ir. H. Djuanda), berbeloklah pada tikungan di depan RM Ampera yang bersebelahan dengan minimarket. Lalu lurus terus dan membelok ke kiri pada pertigaan dengan gapura besar (PERHATIKAN terdapat palang besi sebelah kirin jalan yang menggambarkan jalan-jalan di dalam komplek Cigadung termasuk Jalan Ekologi). Jika membawa kendaraan, kamu harus berbelok kanan di belokan kedua dan berbelok kanan lagi di belokan selanjutnya. Lurus terus sampai menemukan palang besi dokter di kanan jalan, maka kamu sudah tidak jauh lagi dari tempat pendaftaran! Tempat pendaftaran berada di kanan jalan dengan pagar berwarna kuning dan garasi dengan jalan yang menurun.

Adik-Adik bisa membeli PIN sampai 13 April 2014 yang berarti lewat tanggal tersebut, pendaftaran sudah tutup. Yang membeli PIN diakhir-akhir ini, hanya punya waktu sampai 13 April 2014 pkl 23.59.59 untuk menyelesaikan form online. Jadi, jangan telat beli PIN ya ;-)

2. Form Online
Apa itu form online? Form online adalah formulir yang harus Adik-adik isi secara online melalui jaringan internet dengan terlebih dahulu membuat akun. Caranya? PIN yang Adik-Adik dapat digunakan untuk aktivasi akun dengan memasukan PIN itu di kolom yang tersedia pada laman web yang tertera sekaligus di kertas PIN. Sesudah aktivasi, Adik membuat akun untuk mengisi form online. Pada form online tersebut, Adik-Adik harus mengisi borang di form online dengan beberapa data seperti data pribadi, riwayat sekolah, dll (petunjuk pengisian form online sudah jelas tertera di laman web, silakan baca dengan teliti).
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengisi form online :
– Jika nama kamu hanya terdiri dari satu kata, isi nama depan saja. Jika dua, isi nama depan dan belakang. Nama tengah cukup dikosongkan.
-Usahakan foto resmi, formal dan jelas,(layaknya pas foto) tidak harus beresolusi tinggi.
-Selalu save sementara disaat mengisi form online.
-Ada kemungkinan dimana server down yang menghambat Adik-Adik disaat mengisi form online. Jangan panik, tunggu beberapa saat atau jika masih mengalami gangguan, silakan hubungi kami. Solusinya? Jangan mengakses web pengisian form online dimana kemungkinan teman-teman Adik-Adik yang lain juga aktif mengisi form online, coba waktu anti-mainstream untuk mengisi form online seperti pada saat subuh atau pagi.
Lalu, setelah mengisi semua borang dengan benar, jelas, dan yakin tidak ada yang perlu diganti silakan melakukan finalisasi. Ditegaskan, finalisasi ini berarti data yang Adik-Adik masukan benar, jelas, dan tidak bisa diubah jadi pastikan untuk mengecek kembali sebelum melakukan finalisasi. Juga perhatikan EXPIRED DATE yang tertera di PIN. Melewati tanggal tersebut dengan Adik-Adik belum melakuan finalisasi, maka AKUN ADIK-ADIK TIDAK AKAN BISA DIBUKA/TERSUSPEND. Untuk bisa kembali masuk Adik-Adik membeli PIN baru lagi dan log in dengan akun yang sudah Adik-Adik buat sebelumnya, dan bisa kembali melanjutkan aktivitas pengisian form online.
Jika tidak bisa finalisasi maka bisa jadi ada gangguan teknis dan silakan Adik-Adik mencoba kembali setelah beberapa waktu atau terdapat borang yang belum Adik-Adik isi, silakan cek kembali. Setelah melakukan finalisasi, Adik-Adik dapat mengunduh kartu peserta dan surat izin orangtua/wali. Adik-Adik tinggal menunggu seleksi 1, deh!

3. Apa yang harus Adik-Adik (baik untuk peserta dari luar maupun lokal Bandung) lakukan dengan kartu peserta yang sudah diunduh lalu di print adalah verifikasi pada seleksi 1 yang berarti tidak perlu kembali ke Ekologi. Adik-Adik hanya perlu membawa berkas berupa kartu peserta SAJA pada saat seleksi 1 nanti. Dimana tempatnya? Cek terus updates kami di blog dan twitter ;-)

Jika masih ragu tentang pengisian form online dan seleksi jangan ragu untuk mengontak kami via e-mail di chapterbandung@bina-antarbudaya.info atau telepon 0856 2412 8400 (Astari) HANYA melayani telefon.

Semangat dan semoga sukses!

How to get to Gedung Indonesia Menggugat

Gedung Indonesia Menggugat letaknya di Jalan Perintis Kemerdekaan 5, Bandung.

Untuk sampai di GIM, adik bisa naik kendaraan Angkutan Kota yaitu:

– Angkot jurusan Antapani-Ciroyom yang ke arah Ciroyom dari Antapani, lalu turun di depan Gereja Bethel atau SMK 1
– Angkot jurusan Kelapa-Ledeng dari terminal Kebon Kelapa, lalu turun di depan Gereja Bethel atau SMK 1
– Angkot jurusan Caheum-Ciroyom, lalu turun di Antapani dan dilanjutkan dngan Angkot Antapani-Ciroyom lalu turun di depan Gereja Bethel atau SMK 1
– Angkot jurusan St. Hall-Gunung Batu, lalu turun di depan gedung

Jika kalian turun di depan gereja bethel atau SMK 1, kalian lanjutkan dengan jalan sedikit ke Jl. Perintis Kemerdekaan. Untuk lebih memudahkan kalian menemukan gedungnya, selain nanti kita akan pasang spanduk dan tanda lainnya, kalian bisa juuga cari patokan sebuah halte bis yang masih kosong (belum jadi/belum dipergunakan) yang berada persis di dekat pintu masuk GIM.

Mudah kan?

Kami Panitia Open House juga sangat menganjurkan adik-adik dan kakak Volunteer untuk menggunakan transportasi umum dan tidak menggunakan kendaraan pribadi untuk mencapai GIM, dikarenakan lahan parkir GIM yang tidak bisa menampung banyak kendaraan pribadi dan juga tidak diperbolehkan parkir di sepanjang jalan Perintis Kemerdekaan karena akan menyebabkan kemacetan. Jadi, kalau mau ke GIM bareng teman-teman atau keluarga, mungkin bisa berangkat bareng-bareng menggunakan kendaraan umum kan supaya lebih asyik juga perjalanannya :3

Kami tunggu kedatangan Adik dan Kakak sekalian di acara Open House hari Minggu besok! See you soon! :D

Gedung Indonesia Menggugat

GIM directions