Bagi Adik-adik yang nantinya lolos Seleksi Tahap Pertama, diberitahukan bahwa akan diadakan pendaftaran ulang untuk Seleksi Tahap Kedua, di mana Adik akan diminta untuk membawa sejumlah berkas administratif. Untuk mempersiapkan diri Adik, berikut adalah daftar berkas yang akan perlu Adik bawa:
- Tanda Peserta Seleksi Pertukaran Pelajar Bina Antarbudaya yang telah disahkan panitia
2 (dua)1 (satu) buah stof-map folio berdaun berwarna biru- 2 (dua) buah salinan ijazah (STTB) beserta salinan nilai ijazah SMP yang telah disahkan/dilegalisasi (cap asli) Kepala Sekolah.
- 1 (satu) buah salinan SKHU UAS (jika ada) dan UN SMP yang telah disahkan/dilegalisasi (cap asli) Kepala Sekolah.
- 1 (satu) buah salinan rapor kelas IX SMP (Semester II) yang telah disahkan/dilegalisasi (cap asli) oleh Kepala Sekolah.
- 1 (satu) buah salinan rapor kelas X SMA/SMK/MA (Semester I) yang telah disahkan/dilegalisasi (cap asli) oleh Kepala Sekolah
- 1 (satu) buah salinan Akte Kelahiran (tidak perlu dilegalisasi)
- 1 (satu) buah salinan halaman pertama paspor, bagi yang memiliki.
- Surat keterangan Kepala Sekolah. Surat ini berbeda dengan surat rekomendasi yang dicantumkan pada poin 10, 11, dan 12.
- Surat rekomendasi dari teman dekat.
- Surat rekomendasi dari lingkungan rumah.
- Surat rekomendasi dari lingkungan sekolah.
- 2 (dua) rangkap transkrip formulir pendaftaran.
Untuk poin 10, 11, 12, format surat rekomendasi dapat Adik unduh di sini.
Untuk poin 13, dapat diunduh dengan melakukan login di situs pendaftaran kemudian menekan tombol Unduh Transkrip Pendaftaran.
Pengumuman sendiri akan kami umumkan dalam waktu dekat melalui situs pendaftaran. Nantinya Adik dapat melihat hasil Adik sendiri dengan melakukan login terlebih dahulu.
Tetap semangat yaa!



Bina Antarbudaya didirikan pada tanggal 2 Mei 1985 oleh kak Taufiq Ismail, kak Tanri Abeng, kak Irid Agoes, kak Kartono Mohamad dan kak Sophie Gunawan Satari. Lahir bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional, Bina Antarbudaya mengambil posisi sebagai organisasi pendidikan di saat kebutuhan terhadap pengenalan budaya lain sangat diperlukan dalam interaksi global.